Senin, 15 April 2013

16042013

entah pada waktu apa itu,
aku bersama semuanya. yang kuingat ada kak Dirga dan eunhyuk juga.
saat itu aku melihat zuppa soup terhidang disitu.
lalu tiba-tiba kak Dirga bertanya kepadaku, apa dia boleh memakannya
lalu ku jawab, makan saja semuanya, ntar aku yang bayar deh.
gak kusangka tak lama setelah itu mereka makan dengan lahapnya semangkuk zuppa soup tadi.
lalu aku memutuskan untuk segera membayarnya.

bu, jadinya berapa tadi?
Rp 53.000 mbak, jawab si ibu sekenanya.
aku hanya bisa melotot, menganga sejenak melihat si ibu itu.
cepat-cepat aku keluarkan dompetku mengambil selembar 50ribuan dan tigaribuan yang ada.
aku sempat2nya membayangkan, gimana nasibku besok uangku tinggal 50ribu,,
sebelumnya aku hanya menduga harganya 20 ribuan jadi aku agak tenang.
dan dugaanku di luar kenyataan :(

sekembalinya aku mulai murung, dan perjalanan kami dilanjutkan ke Denhaag.
tapi aku memutuskan untuk pulang dahulu.
rasanya air mataku udah hampir menggenang.
aku gak mau memperlihatkan kekecewaanku pada mereka.
tapi aku tak lantas pulang..

aku hanya tiduran,
aku memikirkan seharusnya aku tak kecewa.
toh aku sudah konsekuensi akan mentraktir mereka.
tapi kenapa rasanya masih sesak?
kenapa air mataku tiba-tiba gak mau keluar

entah kenapa, tiba-tiba teman2 menemukan aku
mereka melihatku berbaring tidur2an di lantai tanpa alas di sebuah rumah, 
aku hanya diam dan tidur2an. mukaku kusut
mereka lalu meninggalkan eunhyuk dan aku saja
napasnya terengah2 saat mulai berbicara
jujur saja aku mulai tak sabar melihatnya
dan mendengar apa yang akan dia katakan padaku

"kita rela lho gak ke denhaag demi kamu, kalo kamu pengin"
di dalam hati aku sih, "terus?"
tapi saat aku melihat wajah khawatirnya padaku hingga tak sadar aku hanya bisa berkata "maaf"
dan menangis seketika...


jeng-jeng-jeng-jeng
ceritanya aneh banget ya
ini cuma imajinasi mimpi semata lho :D :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar